Kepercayaan diri adalah hal yang harus dimiliki oleh seorang yang ingin meraih kesuksesan. Tanpa kepercayaan diri, Anda takkan pernah berhasil mencapai apa yang Anda inginkan. Sebab, kurangnya kepercayaan diri dapat menjadikan Anda tidak melakukan apa pun. Atau mencari jalan pintas.

Misalnya Anda ingin kaya, tapi merasa tidak memiliki kemampuan untuk mencari uang. Mungkin Anda akan mencari jalan cepat menjadi kaya yang banyak ditawarkan oleh program-program berhadiah miliaran rupiah. Kalaupun Anda menang, uang itu pasti cepat habis. Sebab, sesuatu yang datang dengan mudah akan pergi dengan mudah juga. Kalau Anda ingin kaya, ada caranya. Anda harus mengumpulkannya sedikit demi sedikit, dengan kepercayaan diri. Jika Anda memiliki tekad dan kepercayaan diri, hampir tidak ada hal yang tak mungkin. Dan tidak akan ada halangan yang berarti.

Lalu pernahkah Anda mengalami krisis kepercayaan diri? Suatu saat di mana Anda berada di titik terbawah. Anda merasa tidak mampu melakukan sesuatu. Lalu Anda lari, mencari jalan pintas, atau diam tak bergerak. Bagaimanakah yang seharusnya? Mari kita tengok firman Alloh Swt berikut:

sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh; maka bagi mereka pahala yang tiada putus-putusnya. (Q. S. at-Tiin, 95 : 4-6)

Apa makna di balik firman Alloh Swt tersebut? Setiap manusia sudah diciptakan dalam bentuk terbaiknya. Kita harus mempercayainya. Jika Anda merasa memiliki kekurangan fisik, jangan menganggapnya sebagai masalah. Ketahuilah bahwa yang membedakan orang yang sukses dan orang yang gagal adalah sikapnya terhadap kelemahan dirinya.

“Orang yang sukses selalu menganggap masalah / kelemahan sebagai peluang, ujian, atau cobaan yang akan mengantarkannya menuju tingkat prestasi selanjutnya.”

“Calon orang gagal adalah yang selalu menganggap masalah / kelemahan sebagai hambatan.”

Anda tidak boleh merendahkan diri di hadapan orang lain. Karena pada hakikatnya semua manusia adalah sama derajatnya di hadapan Alloh. Yang membedakannya adalah tingkat ketaqwaan masing-masing. Bila Anda dapat melakukan sesuatu dengan kemampuan Anda sendiri, lakukanlah! Jangan mengandalkan bantuan orang lain. Bila terlalu mengandalkan orang lain akibatnya menjadi lebih buruk. Kalau suatu saat tidak ada bantuan, Anda tidak akan dapat melakukan apa pun.Dan perilaku tersebut dapat merendahkan pandangan orang lain terhadap kemampuan Anda.

Alloh Swt berfirman:

Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. (Q. S. al-A’raf, 7:31)

 

Maha Benar Alloh, semua yang berlebihan memang tidak baik. Anda makan terlalu banyak, maka anda merasakan kekenyangan. Dan bila terus berlanjut, mungkin Anda perlu menghubungi dokter. Begitu juga dengan kepercayaan diri yang berlebihan. Sebab, kepercayaan diri yang berlebihan dapat mengantarkan kepada sifat ‘ujub dan takabbur. Yaitu membanggakan diri, merasa paling baik, dan merendahkan orang lain. Rasulullah pernah mengingatkan sifat sombong dalam sabdanya:

“Tidak akan masuk surga siapa pun yang ada setitik rasa sombong di dalam hatinga.” Hanya orang yang tidak mengerti yang tidak menginginkan surga.

Kita harus sadar bahwa kita adalah makhluq ciptaan-Nya. Kita sangat lemah di hadapan-Nya. Hanya Dia yang layak memakai jubah kesombongan. Kelebihan yang kita miliki layaknya kita gunakan untuk membantu orang lain. Bukan untuk disombongkan. Kesombongan hanya akan membuat teman-teman Anda menjauh. Karena mereka akan merasa direndahkan di bawah bayang-bayang kesombongan Anda.

Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.

(Q. S. Luqman, 31:18)

Selanjutnya, jangan lupa untuk selalu belajar. Sehingga kepercayaan diri yang Anda miliki selalu dilandasi dengan ilmu. Tidak perlu ragu untuk mengatakan bahwa Anda tidak tahu, jika Anda memang benar-benar tidak memiliki ilmu tentangnya. Renungkanlah firman Alloh berikut ini:

Hai orang-orang beriman apabila kamu dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis”, maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

(Q. S. al-Mujadilah, 58 : 11)

Akhir kata, Anda harus memiliki kepercayaan diri sebagai seorang muslim. Jangan pernah merasa minder dengan identitas kemusliman Anda. Jangan pernah takut atau segan untuk menunjukkan identitas Anda sebagai seorang muslim. Islam adalah ajaran terbaik untuk seluruh alam. Lengkap, meliputi segala bidang kehidupan. Tidak ada yang menyamai ketinggian al-Islam yang mulia. Kalam Alloh Swt berikut dapat dijadikan dasar:

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. (Q. S. Ali ‘Imran, 3 : 110)