Selamat Pagi/Siang/Sore/Malam Temans …

Kali ini saya akan berbagi tutorial yang agak teknis. Sebelum masuk ke bagian yang teknis mari kita nostalgia dulu. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Farid Ridho yang (pertama kali) mengenalkan wordpress kepada saya. Saat itu kira-kira tahun 2007 dan saya baru berkenalan dengan blog Multiply. Lalu saya mulai ngeblog di WordPress.Com dan akhirnya membeli domain sinunk.web.id ini pada tahun 2008 ketika saya sedang mengerjakan skripsi. Sampai sekarang domain ini masih aktif, meskipun belum diisi secara istiqomah. Tulisan ini saya gunakan sebagai dokumentasi saya sendiri. Semoga juga bisa bermanfaat bagi Temans yang (siapa tahu) dapat order untuk bikin website semacam ini.

 

Apa Itu WordPress MultiSite?

Secara singkat, WordPress MultiSite memungkinkan Temans mempunyai banyak situs/blog hanya dengan satu instalasi wordpress pada satu domain. Fitur ini mulai dikembangkan pada WordPress 2.x dengan sebutan WordPress Mu. Mulai versi 3.0, fitur multisite ini telah dibenamkan langsung di WordPress, tidak lagi sebagai proyek terpisah.

 

Beberapa keuntungan dari fitur Multisite adalah:

  • Semua themes dan plugins yang diinstal bisa digunakan di semua site yang dibuat.
  • Jika Temans mempunyai banyak subdomain, untuk mengatur semua site hanya perlu sekali login.
  • Menghemat space hosting alias efisien dalam penggunaan harddisk karena themes dan plugins cukup diinstal sekali.
  • Bisa digunakan untuk membangun situs komunitas.
  • Mencegah kerusakan site karena hal yang tidak disengaja oleh user, karena hanya Super Admin yang bisa menginstal themes dan plugin.
  • Penggunaan database juga lebih efisien.

 

Kebutuhan Minimal:

– Pernah/Mampu menginstal WordPress dengan hosting sendiri (termasuk Localhost juga boleh)

– Punya akses ke Control Panel Hosting (untuk non-localhost)

– Sedikit pemahaman pemrograman PHP, HTML, CSS bisa membantu (Opsional, Disarankan)

Perkiraan waktu pengerjaan: 30 menit

 

Persiapan

Silahkan Temans instal dulu WordPress terbaru. Pada tutorial ini saya asumsikan WordPress diinstal di WebTemans.Com

Secara default, fitur MultiSite ini dinonaktifkan. Nanti Temans bisa memilih model subdomain (blog1.WebTemans.Com, blog1.WebTemans.Com, dst) atau model Subdirektori (WebTemans.Com/blog1, WebTemans.Com/blog2, dst).

Jika ingin menggunakan model subdirektori, aktifkan modul apache_mod_rewrite. Modul ini bisa diaktifkan dengan cara masuk ke menu Admin – Settings – Permalinks, dan gunakan pilihan selain Default.

Sedangkan bila Temans ingin menggunakan model subdomain, Temans harus mengaktifkan DNS wildcard.

 

Langkah-langkah Aktivasi WP MultiSite

Step 1. Backup file dan database WordPress Temans

Step 2. Buka wp-config.php dan tambahkan kode

 define(‘WP_ALLOW_MULTISITE’, true);

sebelum /* That's all, stop editing! Happy blogging. */

Step 3. Masuk ke Menu Admin – Tools – Network Setup.

Non Aktifkan dulu semua plugin. Nanti Temans bisa aktifkan kembali plugin setelah selesai Network Setup.

Di sini akan muncul pilihan Subdirektori atau Subdomain. Pastikan Temans sudah melakukan persiapan yang diperlukan untuk pilihan Subdirektori atau Subdomain. Kemudian Temans tinggal mengisi Network Title (misalnya: WebTemans.Com Sites) dan Alamat Email Admin dan klik Install.

Step 4. Buat folder blogs.dir di bawah direktori /wp-content/. Folder ini akan digunakan untuk menyimpan file dari masing-masing situs tambahan.

Step 5. WordPress akan meng-generate code yang harus Temans kopi paste ke wp-config.php dan .htaccess

Step 6. Log out dan Log in kembali. Nah, Temans sudah berhasil mengaktifkan fitur MultiSite.

 

Manajemen WordPress MultiSite

Untuk mengelola WP, MultiSite Temans bisa masuk ke menu Network Admin di kanan atas Dashboard Admin.

 

Sebagai penutup, pada Dashboard Network Admin Temans bisa menambahkan Site, User, Themes, Plugin, dan mengaktifkannya. Oh ya, secara default, setiap Site mendapat jatah space 10 MB. Namun Temans bisa mengaturnya melalui Network Admin. Selamat mencoba!

Referensi Lebih Lanjut:

1. http://codex.wordpress.org/Create_A_Network

2. http://mu.wordpress.org/

3. http://codex.wordpress.org/Installing_Multiple_Blogs